Monthly Archives: August 2019

PKKMB STIMI Banjarmasin 2019 – Hari Ke 2

STIMI Banjarmasin, di hari ke dua pada pelaksanaan PKKMB tahun 2019 pada Jumat, 30 Agustus 2019 bertempat di Aula Kampus STIMI Banjarmasin mendatangkan Trainer bidang ESQ yaitu Denny Kurniawan, S.I.Kom.., M.I.Kom. Beliau adalah trainer ESQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini sebagai upaya motivasi kepada mahasiswa baru untuk tetap menjaga semangat kuliah, kepada dosen dan tenaga kependidikan agar semangat bekerja melayani mahasiswa, dan kepada STIMI Banjarmasin agar terus berkarya membangun banua dan Indonesia.

 

Foto Bersama dengan Narasumber

PKKMB STIMI Banjarmasin 2019

STIMI Banjarmasin melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2019. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis s.d. Sabtu, 29 s.d. 31 Agustus 2019, dihadiri oleh peserta dari mahasiswa baru, panitia dari BEM, pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan STIMI Banjarmasin. Sebelumnya pembukaan oleh Ketua STIMI Banjarmasin yaitu Dr. Titien Agustina, M.Si.

Dirgahayu Republik Indonesia Ke 74

Selamat Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan

MAHASISWA STIMI BANJARMASIN MENGIKUTI LOMBA PARADE CINTA TANAH AIR

1

Pada tanggal 30 Juli 2019, mahasiswa STIMI Banjarmasin mengirimkan 3 Tim untuk bersaing dalam lomba Parade Cinta Tanah Air (PCTA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Lomba PCTA ini diselenggarakan dengan mengusung tema Inovasi dan Kreativitas. Sekolah Menengah Atas dan Perguruan Tinggi Terpilih bersaing dalam lomba PCTA tingkat Kalimantan Selatan tersebut.

2

STIMI Banjarmasin mengirimkan 3 Tim Terbaik yang memiliki inovasi dan kreativitas. Tim pertama atas nama Chumaidi dan Tiara Agustina dengan produk inovasi pisang sale yang bertujuan untuk meningkatkan nilai jual dari buah pisang. Inovasi lain yang mereka lakukan adalah penggunaan kunyit sebagai pewarna alami dan penggunaan bawang sebagai pengawet alami.

3

Tim kedua atas nama M. Rio Mursid Wijaya dan Rizki Ade Purnama Sari dengan produk inovasi mereka yaitu Ta’Jangan (Tas Belanja Sasirangan). Tas yang mereka buat berbahan dasar kain sasirangan yang merupakan ciri khas dari Kalimantan Selatan. Inovasi Tas Sairangan ini bertujuan untuk mendukung go green dan pengurangan sampah plastik, juga ikut serta mensukseskan program pemerintah Kota Banjarmasin yaitu Smart City.

4

Tim ketiga atas nama Mia dan Pita Sari dengan produk inovasi mereka yaitu Stik Waluh dengan Merek “DIWALUHI”. Tujuan dari pembuatan produk mereka adalah untuk meningkatkan nilai jual waluh dan menciptakan suatu produk baru yang terbuat dari waluh. Biasaya waluh atau labu dijadikan sebagai pangan pendamping sayur mayur. Stik Waluh ini diharapkan mampu menjadi pilihan konsumen yang ingin membeli cemilan berbahan dasar waluh.

(Kmhs 2019)